Liburan Berujung Duka: Wisatawan Asal Tangerang Hilang Terseret Arus Sungai Kahayan

WWW.LENSARA.ID – GUNUNG MAS – Memasuki hari ketiga pencarian, nasib Johan Sandi Novaly (26), pemuda asal Tangerang, Banten, masih belum diketahui. Korban dilaporkan hilang setelah terseret arus deras saat berenang di Sungai Kahayan, Desa Sepang Simin, Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Tengah.
Insiden ini terjadi di tengah suasana liburan Natal dan Tahun Baru (Nataru) yang tengah dinikmati korban di rumah kerabatnya.
Detik-detik Terlepasnya Genggaman
Peristiwa bermula pada Jumat (2/1) pagi sekitar pukul 07.00 WIB. Saat itu, Johan bersama tiga saudaranya memutuskan untuk mandi di DAS Kahayan. Diduga karena tidak mahir berenang, korban seketika terseret arus sungai yang mengalir kuat.
Saksi mata menyebutkan bahwa salah satu saudara korban sempat berupaya menyelamatkannya. Namun, upaya tersebut gagal setelah genggaman tangan korban terlepas akibat terjangan arus yang terlalu kuat.

Tim SAR Gabungan Perluas Area Pencarian
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Palangkaraya, AA Ketut Alit Supartana, menegaskan pihaknya telah mengerahkan alutsista terbaik untuk menyisir lokasi.
”Satu tim rescue sudah di lokasi dengan dukungan rubber boat dan peralatan penyelamatan air lengkap. Kami upayakan semaksimal mungkin,” tegas Alit.
Kondisi Air Keruh Jadi Tantangan
Meski pencarian dilakukan sejak pagi hingga sore hari, hingga Minggu (4/1), tanda-tanda keberadaan korban belum ditemukan. Koordinator Lapangan Basarnas, Malik, menyebutkan ada dua faktor utama yang menghambat proses evakuasi yaitu arus yang deras dan air yang keruh.
